Haruskah Mempunyai Asuransi Penyakit Kritis? Ini Dia Pertimbangannya!

Semakin hari masalah kesehatan menjadi tantangan yang lebih kompleks ketimbang beberapa tahun belakangan. Penyakit kritis yang umumnya menyerang para lansia sekarang banyak diderita kaum muda. Namun, Anda tak perlu khawatir karena asuransi syariah Allianz hadir untuk melindungi Anda. Meskipun demikian, jika Anda berencana membeli asuransi untuk melindungi diri dari penyakit kritis, sebaiknya pertimbangkan dulu beberapa hal di antaranya:


1.     Gaya hidup sehari-hari

Orang-orang yang memiliki gaya hidup kurang sehat memang cenderung lebih mudah diserang berbagai macam penyakit. Penyebabnya karena gaya hidup tidak sehat yang dijalaninya seperti sering mengonsumsi makanan instan dan cepat saji, jarang olahraga, jarang makan buah dan sayur, suka begadang, dan lain-lain. Selain itu, merokok dan mengonsumsi minuman keras juga menjadi pemicu seseorang terjangkit berbagai penyakit karena itulah hentikan kebiasaan tersebut.

 

Tentu saja, membeli asuransi penyakit kritis merupakan pilihan yang tepat untuk Anda karena dapat membantu melindungi diri Anda jika diserang penyakit-penyakit berbahaya akibat kebiasaan buruk yang Anda lakukan. Namun demikian, Anda tetap harus memperbaiki gaya hidup agar tubuh dan pikiran menjadi lebih sehat. Berolahragalah mulai dari sekarang dan jangan abaikan asupan makanan. Hentikan kebiasaan buruk dan hargai hidup Anda dengan menerapkan pola hidup sehat.

 

2.     Riwayat penyakit keluarga

Risiko penyakit kritis cenderung lebih besar dimiliki oleh mereka yang mempunyai latar belakang keluarga pernah mengidap penyakit tertentu. Jika anggota keluarga Anda ada yang menderita penyakit kritis, Anda pun memiliki risiko penyakit yang sama.

 

Maka dari itu, untuk meminimalkan gejala yang mungkin muncul, Anda harus senantiasa menerapkan gaya hidup sehat seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Dan lagi, asuransi penyakit kritis juga diperlukan sebagai bentuk antisipasi.

 

3.     Kondisi finansial

Biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan penyakit kritis terbilang sangat mahal bahkan dapat menguras harta penderitanya. Oleh karena itu, asuransi penyakit kritis bisa dipakai untuk mengantisipasi risiko kebutuhan finansial yang besar tersebut.


Namun, jika memutuskan membeli asuransi penyakit kritis, Anda harus cermat memilih produk asuransi penyakit kritis yang ditawarkan. Pastikan Anda memahami perlindungan apa saja yang diberikan, apakah berupa santunan atau penggantian biaya pengobatan, termasuk penyakit-penyakit yang masuk coverage perlindungan. Selain itu, perhatikan pula kapan waktu perlindungan diberikan, apakah sejak tahap awal saat Anda divonis atau saat sudah tahap lanjut.

 

Itulah beberapa hal yang bisa Anda jadikan pertimbangan jika berencana membeli asuransi penyakit kritis. Jika ingin memiliki asuransi penyakit kritis tersebut pastikan perlindungan yang diberikan optimal. Dan jangan lupa untuk memahami aturan pengecualian dari produk asuransi yang Anda ambil.

Post a Comment

0 Comments